Psikotes Gambar Pohon Mangga Untuk TNI-Polri

psikotes gambar pohon mangga
psikotes gambar pohon mangga

Psikotes Gambar Pohon Mangga -Hallo sahabat Ayo! Mungkin Anda sedang persiapan mengikuti seleksi tes masuk TNI/Polri, atau mungkin hendak masuk ke sebuah lembaga BUMN? Ya, baiasanya Anda akan dihadapkan pada soal psikotes, dimana Anda diminta untuk tes gambar pohon mangga. Mak tepat sekali Anda membuka laman ayojawab.com ini.

Psikotes gambar pohon mangga ini mudah sekali dipelajari. Materinya cukup simpel. Namun Anda harus paham terlebih dahulu mengenai hal apa yang mendasari, sehingga Anda harus mebuat gambar pohon mangga psikotes tersebut.

Read More

Okey, tes gambar pohon mangga ini memang seperti tes yang wajib Anda lakukan. Terutama Jika Anda ingin menjadi seorang prajurit TNI atau POLRI. Karena memang tes psikotes gambar pohon mangga hampir pasti muncul dalam tes seleksi setiap tahunnya.

Sebelum kita berlatih membuat sketsa pohon mangga psikotes, kita simak dulu beberapa hal yang menjadi alasan mengapa tes gambar pohon mangga ini menjadi suatu yang penting!

Pentingnya Tes Psikotes

Mengapa tes psikologi penting dilakukan bagi calon para abdi negara, Apalagi bagi para calon taruna? Tentunya karena faktor psikologis seseorang merupakan suatu hal yang akan dapat menunjukan karakter aslinya. Sehingga tes ini sangat berpengaruh pada lolos tidaknya para peserta seleksi ke tahap selanjutnya.

Pentingnya tes psikotes juga sudah disampaikan oleh psikolog ternama Indonesia:

“Tes psikologi memiliki peranan untuk mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup para peserta tes, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan” (Muhibbin Syah)

Tes psikotes dipandang penting pastinya karena memiliki beberapa fungsi. Berikut adalah beberapa fungsi dari tes psikotes yang diterangkan oleh para ahli psikologi.

  1. Fungsi prediksi
  2. Fungsi diagnosis
  3. Fungsi monitoring
  4. Fungsi evaluasi
  5. Fungsi seleksi
  6. Fungsi klasifikasi
  7. Fungsi deskripsi
  8. Mengevaluasi suatu treatment
  9. Menguji suatu hipotesis

Masing-masing dari fungsi tersebut juga perlu Anda pelajari. Sehingga nantinya Anda memiliki alasan yang tepat dalam membuat gambar psikotes pohon mangga. Berikut ulasan masing-masing fungsi tes psikotes.

(1) Fungsi prediksi

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk memprediksi potensi dan kemampuan dalam diri seseorang dimasa yang akan datang.

(2) Fungsi diagnosis

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi sebagai alat untuk mendiagnosa setiap kemungkinan munculnya tanda-tanda yang mengarah pada suatu gangguan abnormal yang mungkin muncul pada setiap individu atau manusia.

(3) Fungsi monitoring

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk melihat seberapa jauh perkembangan dan kemajuan seseorang setelah menerima ilmu atau pengetahuan yang baru.

(4) Fungsi evaluasi

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk mengevaluasi hasil kinerja seseorang dalam kurun waktu tertentu.

(5) Fungsi seleksi

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk menyeleksi dan memilih individu-individu mana yang layak lolos ke tahap seleksi berikutnya atau lolos tes keseluruhannya.

(6) Fungsi klasifikasi

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk mengelompokkan individu-individu kedalam satu klasifikasi yang sama. Baik itu dari segi keunggulan nya atau pun kekurangannya.

(7) Fungsi deskripsi

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk mendeskripsikan secara langsung karakter seseorang setelah selesai melakukan semua rangkaian tes psikologi yang telah di lakukan. Apakah kepribadian, jiwa, dan pikirannya tergolong baik atau tidak, dan layak lolos seleksi atau tidak.

(8) Mengevaluasi suatu treatment

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk mengetahui apakah suatu tindakan yang diberikan kepada seseorang sudah berfungsi dengan baik atau belum. Bisa juga untuk mengevaluasi seberapa besar keberhasilan yang telah dicapai dengan treatment tersebut.

(9) Menguji suatu hipotesis

Maksudnya ialah tes psikologi berfungsi untuk mengetahui apakah hipotesis yang dikumpulkan atau disimpulkan itu betul atau salah. Contohnya seorang perwira memiliki hipotesis bahwa “setiap prajurit yang sudah kuliah rata-rata memiliki IQ yang lebih tinggi”. 

Hipotesis tersebut bisa diuji menggunakan tes psikologi. Sehingga hasilnya akan di ketahui apakah hipotesisnya betul atau salah.

Okey, setelah Anda memahami pentingnya sebuah psikotes, sekarang Anda kami ajak mengapa perlu dilakukan psikotes berupa tes gambar pohon mangga! Mari kita cek hasil interpretasi dari sebuah gambar pohon mangga!

Interpretasi Gambar Pohon Mangga Psikotes

Hasil interpretasi sketsa gambar pohon mangga ini akan membuat Anda paham mengapa harus menggambar pohon mangga dalam tes psikotes. Ya, ternyata apa yang digambar oleh peserta tes, masing-masing memiliki tafsiran atau interpretasi yang sesuai karakternya!

Perhatikan gambar 1-5 berikut ini! Kemudian cocok kan dengan hasil interpretasi yang diberikan!

psikotes gambar pohon mangga
Psikotes gambar pohon mangga

Berikut adalah hasil interpretasi dari kelima gambar pohon di atas:

Nomor Gambar

Interpretasi

Gambar (1)

 

Subjek adalah seorang pribadi luwes, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, sifat terbuka, berpikir praktis dan realistis, apa adanya. Dirinya memiliki perasaan aman, percaya diri kuat
Gambar (2) Subjek termasuk terpelajar, daya imajinasi kuat, kreatif, berpandangan jauh ke depan, idealis, tetapi energi kurang mendukung.
Gambar (3) Subjek berkarakter terbuka, pandangan luas, orientasi ke depan, mudah beradaptasi dengan lingkungan, merasa nyaman bersosialisasi, suka bekerja sama.
Gambar (4) Subjek berkarakter tertutup, egonya kuat, banyak pertimbangan dalam mengambil keputusan, pendirian kuat, cenderung kaku, subjektif.
Gambar (5) Subjek seorang yang pesimis, pola pikir rasional, kurang percaya diri, introver, kurang nyaman di tengah-tengah lingkungan.

Psikotes Gambar Pohon Mangga

Psikotes gambar pohon mangga merupakan tes yang menugaskan peserta seleksi untuk menggambar pohon dengan kriteria-kriteria khusus. Tes ini nama aslinya adalah Baum Test. Hanya saja masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan Tree Test atau Tes Pohon

Model tes ini dikembangkan oleh Kari Koch. Para psikolog atau psikiatri yang ditunjuk kemudian akan mengevalusi aspek-aspek yang berbeda pada gambar yang sudah dibuat tersebut untuk menggali kepribadian karakter orang.

Pada awalnya ada 59 aspek dari tes ini yang akan dievaluasi. Termasuk di antaranya akar,
batang, abang-cabang pohon, pucuk, daun-daun, lubang dalam sebuah pohon, dan lain-lain. Namun kemudian mengalami beberapa penyesuaian mengikuti kebutuhan dan tujuan dari tes itu sendiri.

Dalam tes ini setidaknya ada dua variabel tes:

1. Psikotes Gambar Pohon Mangga Versi Pertama

Psikotes gambar pohon mangga versi ini akan meminta calon pegawai atau calon taruna untuk menggambar pohon berkambium (dikotil), bercabang, dan berbuah. Sebaliknya peserta tes tidak diperbolehkan menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar, atau pun jenis tanaman
Monokotil lainnya.

2. Psikotes Gambar Pohon Mangga Versi Kedua

Psikotes gambar pohon mangga versi kedua ini akan menugaskan peserta untuk menggambar jenis pohon berkayu  tanpa kriteria yang jelas, namun merujuk pada jenis tanaman dikotil. Versi kedua miliki pengecualian sama dengan versi pertama yakni pohon jenis bambu, pisang, dan semak belukar.

Versi psikotes yang kedua ini umumnya disebut sebagai tes gambar pohon mangga oleh para peserta tes.

Petunjuk Mengerjakan Tes Gambar Pohon Mangga

Petunjuk mengerjakan psikotes gambar pohon mangga:

Gambarlah pohon berkayu. Tidak diperbolehkan menggambar pohon kelapa, pohon pisang, bambu, semak belukar, dan jenis tanaman monokotil. Setelah Anda selesai menggambar, tuliskan mama pohon tersebut di halaman kertas sebaliknya!

Waktu mengerjakan: 10 menit

Kriteria Penilaian Sketsa Pohon Mangga

Psikotes gambar pohon mangga memiliki beberapa kriteria penilaian, yaitu didasarkan pada hasil interpretasi para hasil psikologi yang mengkoreksi hasil tes. Perhatikan kembali hasil interpretasi gambar di atas!

Berikut ini adalah beberapa hal menjadi dasar ahli psikologi dalam melakukan interpretasi terhadap kepribadian subjek atau peserta tes berdasarkan gambar yang dibuat:

(1) Ukuran Gambar

Dari ukuran gambar, interpretasi kepribadian subjek dapat diketahui. Ada subjek yang lebih suka menggambar pohon dan ukuran kecil, subjek lainnya lebih suka ukuran gambar besar.

(2) Posisi Gambar

Posisi atau letak gambar juga dapat dilihat bagaimana kepribadian subjek. Apakah subjek menggambar pohon cenderung di sebelah kiri kertas, kanan kertas, dan bagian atas kertas atau pun juga bawah kertas.

(3) Cara Menggambar

Cara menggambar juga mempengaruhi kepribadian seseorang. Ada orang yang menggambar dengan goresan tebal, ada yang lebih memilih garis-garis tipis. Ada pula orang yang suka menggambar dengan garis-garis lurus, yang lain menggambar garis berlekuk-lekuk, garis terputus-putus, gambar penuh coretan, dan sebagainya.

(4) Detail Setiap Bagian dari Pohon

Detail dari setiap bagian pohon yang digambar peserta akan sangat mempengaruhi hasil interpretasi. Berikut bagian-bagian gambar pohon yang akan diekspos atau menjadi pusat perhatian dari tim pskolog yang memeriksa hasil tes

Akar:
Bagian subjek mengekspos bagian akar, akar tertutup, akar terbuka, akar masuk keadaan tanah, akar menggantung, dan seterusnya.

Batang:
Bagaimana subjek menonjolkan bentuk batang, apakah bentuk kerucut, bentuk segi empat, batang menonjol dan seterusnya.

Dahan:
Bagaimana subjek mengeksekusi bagian dahan apakah dahan bentuk lurus-lurus, dahan terputus-putus, dahan berlekuk, dan seterusnya

Daun:
Bagaimana subjek mengeksekusi bentuk daun, apakah daun seperti bola, daun bentuk kipas, bentuk payung.

Tips Mengerjakan Tes Gambar Pohon Mangga

Tips mengerjakan psikotes gambar pohon mangga yang harus Anda perhatikan adalah:

Tips Pertama:

Bagus tidaknya gambar bukanlah kriteria lolos tes. Karena tree test bukanlah tes kemampuan menggambar, melainkan salah satu alat menggali kepribadian. Setiap tarikan garis dan tebal-tipis garis pun akan dievaluasi dengan cermat oleh psikolog.

Jadi yang bisa kita persiapkan hanyalah berlatih menggambar semirip mungkin dengan pohon yang dimaksud dan menyelesaikan gambar tepat waktu. Lebih jelasnya Anda bisa perhatikan video berikut:

Tips Kedua: 

Tips yang kedua, meskipun Anda sama sekali tidak pandai menggambar, tapi khusus untuk tes ini, Anda bisa berlatih menggambar. Maka sebelum tes sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu jenis pohon yang akan Anda gambar.

Pelajari karakter dari pohon yang Anda pilih untuk digambar. Kemudian latihlah kemampuan menggambar  Anda dengan mengacu pada referensi foto atau hasil pengamatan Anda. Jangan pernah “mempercayai kemampuan dan kecepatan tangan”.

Meskipun sebelumnya Anda sebelum Anda pernah benar-benar menggambar, setidaknya ketika sudah pernah mencoba berlatih menggambar, Anda tidak grogi lagi saat menghadapi tes sebenarnya. Mulai sekarang amati pohon mangga yang ada di sekitar rumah Anda.

Materi psikotes gambar pohon mangga yang kami sajikan silahkan Anda jadikan acuan sebagai bahan belajar. Namun alangkah baiknya Anda juga melengkapi nya dengan mempelajari materi lain yang sejenis. Silahkan Anda berkunjung kepada laman lain dengan yang berjudul: gambar pohon mangga psikotes, pohon mangga psikotes, contoh gambar pohon mangga. Sekian, selamat berlatih!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *