Contoh Soal Keseimbangan Pasar dan Jawabannya

Contoh Soal Keseimbangan Pasar dan Jawabannya
Contoh Soal Keseimbangan Pasar dan Jawabannya

Ayojawab.com – Contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya ini merupakan materi yang dipelajari pada kelas 10 bagi kalian yang mengambil peminatan sosial humaniora atau Soshum. Materi selengkapnya bisa kalian dapatkan dalam Bab Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan Pasar.

Contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya sengaja kami sajikan untuk mempermudah kalian dalam mempelajari materi tersebut bersama bapak/ibu guru di kelas. Semua soal kami berikan pembahasannya tiada lain agar memudahkan kalian dalam mendalami konsepnya.

Read More

Silahkan contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya kalian pelajari bersama materi Contoh Soal dan Jawaban Elastisitas Permintaan dan PenawaranContoh Soal Tabel Permintaan dan Penawaran Beserta Kurvanya dan Contoh Soal Fungsi Permintaan Penawaran dan Keseimbangan Pasar yang mana telah kami posting sebelumnya.

Contoh Soal Harga Keseimbangan

Perhatikan contoh soal harga keseimbangan berikut ini!

Pertanyaan nomor 1 sampai dengan nomor 3 berdasarkan artikel berikut ini!

Harga Beras Masih Bertahan Tinggi

Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) masih bertahan tinggi. Pasokan yang masuk ke pasar tersebut sejak awal bulan ini rata-rata 2.079 ton per hari sedangkan permintaan mencapai 2.366 ton per hari. Berdasarkan pengamatan Bisnis Indonesia di pasar tersebut hari ini, transaksi jual beli tidak begitu ramai. Menurut pengakuan salah satu pedagang, kondisi seperti itu terjadi sejak akhir tahun lalu dan sejak dua pekan terakhir beras yang masuk ke pasar itu berkurang.

Berbagai jenis harga beras sejak awal bulan ini tidak mengalami perubahan. Misalkan jenis beras yang banyak dikonsumsi masyarakat, IR64 kualitas III masih bertahan pada harga Rp5.500 per kg. kendati rata-rata beras yang masuk ke pasar induk itu hanya 2,097 ton per hari, menurut dia, belum dikatakan rendah. Status mengkhawatirkan jika beras yang masuk hanya 1.500 ton per hari.

Menurut Suminta, pemasukan beras sebanyak 2.097 ton per tahun dapat memenuhi 60% kebutuhan masyarakat DKI Jakarta, dan sisanya dipenuhi dari pasar lain atau stok yang disimpan pedagang. Saat ini 50% beras yang masuk ke pasar tersebut berasal dari Jawa Tengah. Pada saat normal hampir 80% beras yang masuk ke PIBC berasal dari Jawa Barat. (Dari Bisnis Indonesia, Senin, 15/02/2010).

Contoh Soal Harga Keseimbangan (1)
Apabila harga beras mengalami peningkatan secara terus-menerus, bentuk intervensi pasar yang dapat dilakukan pemerintah adalah menetapkan ….

(A) Ceiling price tanpa diikuti operasi pasar

(B) Floor price tanpa diikuti pemberian subsidi

(C) Ceiling price diikuti pemasokan beras melalui operasi pasar

(D) Floor price diikuti pemasokan beras melalui operasi pasar

(E) Floor price dilanjutkan dengan pembelian kelebihan penawaran

Jawaban: (C)

Pembahasan: Campur tangan pemerintah terhadap keseimbangan pasar terdapat beberapa bentuk diantaranya, ceiling price dan floor price. Ceiling price dilakukan untuk melindungi konsumen dengan menetapkan harga tertinggi di bawah harga pasar. Sedangkan floor price dilakukan untuk melindungi produsen dengan menetapkan harga minimum agar produsen tidak rugi.

Kebijakan yang tepat dalam mengatasi kelebihan permintaan beras dan harga beras mengalami peningkatan terus menerus adalah dengan menerapkan kebijakan ceiling price disertai dengan pasokan beras melalui operasi pasar.

Contoh Soal Harga Keseimbangan (2)
Penyebab harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) masih bertahan tinggi adalah ….

(A) Transaksi jual beli tidak begitu ramai

(B) Pasokan beras terbatas hanya dari Jawa Tengah dan Jawa Barat

(C) Pasokan beras yang masuk ke dalam pasar lebih rendah dibandingkan dengan permintaan

(D) Panen raya mengalami kegagalan

(E) Rendahnya produktivitas petani Jawa Tengah dan Jawa Barat

Jawaban: (C)

Pembahasan: Pada paragraf pertama dalam bacaan dijelaskan bahwa harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) masih bertahan tinggi. Pasokan yang masuk ke pasar tersebut sejak awal bulan ini rata-rata 2.079 ton per hari sedangkan permintaan mencapai 2.366 ton per hari.

Sehingga pasokan beras yang masuk ke dalam pasar lebih rendah dibandingkan dengan permintaan.

Contoh Soal Harga Keseimbangan (3)
Kebutuhan beras di DKI Jakarta dalam satu hari adalah ….

(A) 1. 500 ton
(B) 2. 079 ton
(C) 2. 366 ton
(D) 3. 495 ton
(E) 3. 500 ton

Jawaban: (C)

Pembahasan: Paragraf pertama bacaan di atas menjelaskan bahwa pasokan yang masuk ke pasar tersebut sejak awal bulan ini rata-rata 2.079 ton per hari sedangkan permintaan mencapai 2.366 ton per hari. Maka, kebutuhan beras di DKI Jakarta dalam satu hari adalah 2.366 ton.

Contoh Soal Harga Keseimbangan (4)
Perusahaan teknologi yang memproduksi speaker konvensional melihat peluang usaha bahwa produksi speaker bluetooth terlihat lebih menguntungkan. Perusahaan tersebut lantas memutuskan untuk memproduksi speaker bluetooth. Apa yang terjadi pada kurva penawaran speaker konvensional ….

(A)  bergeser ke kanan
(B)  bergeser ke kiri
(C)  bergerak sepanjang kurva
(D)  tidak ada perubahan
(E)  mencapai ekuilibrium

Jawaban: B

Pembahasan: Pada saat penjualan speaker bluetooth yang lebih menguntungkan maka penjual akan meningkatkan penawaran speaker bluetooth dan mengurangi penawaran speaker konvensional kepada konsumen.

Untuk itu kurva penawaran speaker konvensional akan bergeser ke kiri, karena terjadi penurunan jumlah barang yang ditawarkan yang dipengaruhi oleh faktor teknologi yang ada.

Contoh Soal Keseimbangan Pasar dan Jawabannya

Contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya berikut ini merupakan lanjutan dari soal di atas. Berusahalah untuk mengerjakan terlebih dahulu tanpa melihat kunci jawaban dan pembahasan agar hasil belajarmu maksimal. Selamat belajar!

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (5) 

Perhatikan kurva berikut ini!

Contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya
Ilustrasi soal No 4

Ketika permintaan bergeser dari D ke D1 dan penawaran bergerak sepanjang kurva, maka jumlah keseimbangan pasar terletak pada pertemuan titik ….

(A)  O.Q1
(B)  P.Q1
(C)  P.Q
(D)  P1.Q
(E)  P1.Q1

Jawaban: E

Pembahasan: Keseimbangan pasar terjadi jika permintaan sama dengan penawaran. Kurva keseimbangan pasar menunjukkan posisi ekuilibrium saat Qd = Qs, di mana titik pertemuan antara harga dan kuantitas barang berada pada posisi yang sama. Jadi jawaban yang tepat titik-titik keseimbangan pasar yaitu pada P1.Q1 (E)

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (6) 
Memasuki bulan September, panen raya mangga mulai meningkat di beberapa daerah. Berdasarkan sejumlah permintaan dan penawaran yang terjadi maka dapat diketahui fungsi permintaan Qd = 56 – 0,8P. Apabila harga berubah dari 15 menjadi 25, maka akan terjadi perubahan…

(A)  Jumlah barang yang diminta turun dari 44 menjadi 35

(B)  Permintaan turun dari 42 menjadi 30

(C)  Jumlah barang yang diminta turun dari 44 menjadi 36

(D)  Permintaan turun dari 44 menjadi 25

(E)  Jumlah barang yang diminta turun dari 44 menjadi 34

Jawaban: C

Pembahasan: Fungsi permintaan Qd = 56 – 0,8P

(i) Harga 15
Qd = 56 – 0,8(15)
= 56 – 12
= 44

(ii) Harga 25
Qd = 56 – 0,8(25)
= 56 – 20
= 36

Maka kuantitas barang yang diminta oleh konsumen akibat adanya perubahan harga turun dari 44 ke 36.

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (7) 
Diketahui data sebagai berikut!

Harga (P)

Jumlah barang (Q)

350

30
300 50
250 80
200

100

Bentuk persamaan linier fungsi permintaan adalah…
(A)  Qd = 0.6P + 350
(B)  Qd = -0.6 + 350
(C)  Qd = -0,4P + 440
(D)  Qd = -0,4P – 440
(E)  Qd = 0,4 – 440

Jawaban: D
Pembahasan: Fungsi permintaan

\frac{P-P1}{P2-P1}=\frac{Q-Q1}{Q2-Q1}

\frac{P-350}{300-350}=\frac{Q-30}{50-30}

\frac{P-350}{-50}=\frac{Q-30}{20}

-500Q + 1500 =20P-7000
-50Q = 20P-22000
Q = -0,4P + 440
Jadi fungsi permintaan dari data yang di atas yaitu Q = -0,4P + 440 (D)

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (8) 
Tercatat kurva permintaan dan kurva penawaran minyak goreng di Yogyakarta ditunjukkan dengan persamaan Qd = 85 – 20P dan Qs = 15 + 15P. Pernyataan yang tidak tepat berikut ini sehubungan dengan persamaan di atas adalah :

(A)  Jumlah minyak goreng yang ditawarkan di pasar akan meningkat menjadi 60 jika harga minyak goreng naik menjadi Rp3

(B)  Jika harga minyak goreng naik menjadi Rp5, maka akan terjadi kelebihan penawaran minyak goreng sebanyak 45

(C)  Jika harga minyak goreng turun menjadi Rp1, maka akan terjadi kelebihan permintaan minyak goreng sebanyak 25

(D)  Titik ekuilibrium, banyaknya minyak goreng yang dijual adalah 45 buah dengan harga Rp2

(E)  Ketika harga minyak goreng turun menjadi Rp1,8, maka jumlah permintaan minyak goreng menjadi 45 buah

Jawaban: E
 Pembahasan:

(i) Opsi A : harga minyak goreng naik Rp3
Masukkan pada fungsi penawaran:
Q = 15 + 15(3)
= 15 + 45  = 60

(ii) Opsi B : harga minyak goreng naik Rp5
Masukkan pada fungsi penawaran:
Q = 15 + 15(5)
= 15 + 75 = 90

Sedangkan posisi Equilibrium berada pada angka 45 (lihat pada perhitungan Opsi D), maka terjadi kelebihan penawaran sebesar 45.

(iii) Opsi C : harga minyak turun Rp1
Masukkan pada fungsi permintaan:
Qd = 85 – 20P
= 85 – 20(1)
= 85 – 20 = 65

Sedangkan posisi Equilibrium berada pada angka 45 (lihat pada perhitungan Opsi D), maka terjadi kelebihan permintaan sebesar 20.

(iv) Opsi D :
Maka, Qd = Qs
85 – 20P  = 15 + 15P
85 – 15   = 20P + 15P
70        = 35P
P         = 2

Q = 85 – 20P
= 85 – 20(2) = 45

Maka untuk harga keseimbangan minyak goreng Rp 2 didapatkan kuantitas yang dijual sebanyak 45 buah. Jadi berdasarkan perhitungan, kesimpulan yang kurang tepat adalah ketika harga minyak goreng turun menjadi Rp1,8, maka jumlah permintaan minyak goreng menjadi 40 buah (E)

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (9) 
Diketahui fungsi permintaan Pd = -Q + 400, sedangkan fungsi penawaran Ps = Q + 180. Jika Pemerintah memberikan subsidi 10 setiap produk yang terjual, maka jumlah subsidi yang harus dibayarkan oleh Pemerintah adalah sebesar…

(A)  1.115
(B)  1.200
(C)  2.000
(D)  1.150
(E)  1.000

Jawaban: D
Pembahasan:
Pd = -Q + 400
Ps = Q + 180
Adanya subsidi mengakibatkan pengurangan pada fungsi penawaran, maka menjadi:

(i) Pd = -Q + 400
= -Q + 400
Ps = Q + 180 – 10
= Q + 170

Maka Pd = Ps
-Q + 400= Q + 170
-Q – Q  = 170 – 400
-2Q = -230
Q = 115

Total subsidi = S x Q
= 10 x 115 = 1.150
Jadi jumlah subsidi yang harus dibayarkan Pemerintah sebesar 1.150 (D)

Contoh Soal Keseimbangan Pasar (10) 
Diketahui fungsi permintaan Pd = 15 – Q dan fungsi penawaran Ps = 6 + 0.5Q. Berapakah harga dan kuantitas keseimbangan pasar sesudah pajak jika Pemerintah mengenakan pajak sebesar Rp3 per unit…

(A) harga Rp 12 dan jumlah yang diminta  4

(B) harga Rp 11 dan jumlah yang diminta 4

(C) harga Rp 11 dan jumlah yang diminta 14

(D) harga Rp 11 dan jumlah yang diminta 16

(E) harga Rp 10 dan jumlah yang diminta 15

Jawaban: B
Pembahasan:
Pd = 15 – Q
Ps = 6 + 0,5Q
Adanya pajak mengakibatkan penambahan pada fungsi penawaran, maka menjadi:
Ps = 6 + 0,5Q + 3 (pajak)
= 9 + 0,5Q
Syarat keseimbangan pasar Qd = Qs

Maka:
15 – Q = 9 + 0,5Q       P = 15 – Q
15 – 9  = 0.5Q + Q      = 15 – 4
6 = 1,5Q                = 11
Q = 4
Harga P= Rp11 dan Q sebanyak 4.

Contoh soal keseimbangan pasar dan jawabannya akan lebih lengkap lagi jika dipelajari bersama materi: contoh soal harga keseimbangan dan kurvanya dan contoh soal fungsi permintaan penawaran dan keseimbangan pasar. Sekian, salam sukses!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment