Contoh Bernalar Kritis Pelajar Pancasila Dalam Kehidupan

Contoh Bernalar Kritis Pelajar Pancasila
Contoh Bernalar Kritis Pelajar Pancasila

AyoJawab.com – Contoh bernalar kritis Pelajar Pancasila perlu dipahami oleh peserta didik maupun para bapak/ibu guru yang setiap hari mendampingi belajar di sekolah. Hal ini juga menjadi tuntutan capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.

Contoh bernalar kritis pelajar pancasila yang akan kita bahas bisa ditiru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para peserta didik, baik itu bernalar kritis di kelas, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Read More

Di antara pembaca mungkin masih yang awam mengenai apa itu pengertian bernalar kritis, serta apa yang menjadi  tujuan dari bernalar kritis. Oleh karenanya sebelum tim ayojawab.com bahas contoh bernalar kritis pelajar pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita uraikan sejenak mengenai pengertian bernalar kritis dan tujuan dari bernalar kritis.

Apa Pengertian Bernalar Kritis?

Bernalar kritis artinya suatu kecakapan berpikir yang dapat membantu seseorang belajar mengambil keputusan atau kesimpulan secara mandiri.

Keterampilan bernalar kritis dapat diartikan sebagai proses kognitif dalam melakukan analisis secara spesifik dan sistematis terkait permasalahan, kecermatan dalam membedakan masalah, dan mengidentifikasi informasi untuk merencanakan strategi suatu pemecahan masalah.

Kemampuan bernalar kritis diperlukan semua orang, itu sebabnya keterampilan bernalar kritis itu sudah harus dilatih sejak seseorang duduk di bangku sekolah. Mengapa demikian?

Tentu saja karena setiap orang nantinya akan tumbuh dewasa dan harus mampu bersikap secara mandiri. Terutama dalam mengambil keputusan yang diperlukan bagi dirinya sendiri. Tidak mungkin kan seorang anak akan selalu bertanya kepada orang tuanya ketikan akan mengambil keputusan?

Pastinya keterampilan bernalar kritis tidak serta-merta muncul dalam diri seseorang. Semua perlu dilatih. Oleh karenanya salam satu target capaian pembelajaran dalam kurikulum Merdeka adalah penguasaan kemampuan bernalar kritis bagi peserta didik mulai jenjang Sekolah Dasar (SD).

Elemen Keterampin Bernalar Kritis

Pelajar Pancasila merupakan pelajar yang bernalar kritis. Apa saja yang menjadi elemen atau bagian-bagian dari bernalar kritis?

Dijelaskan oleh Paul dan Elder (2014), elemen bernalar kritis terdiri dari:

(1) mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif

(2) mampu membangun keterkaitan antara berbagai informasi

(3) mampu menganalisis informasi

(4) mampu mengevaluasi, dan;

(5) mampu menyimpulkan untuk mengambil keputusan.

Bernalar Kritis Dalam Profil Pelajar Pancasila

Bernalar kritis merupakan salah satu karakter penyusun elemen Profil Pelajar Pancasila. Berikut adalah elemen-elemen penyusun profil pelajar Pancasila:

(1) Beriman, Bertaqwa Kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia

(2) Berkebhinekaan Global

(3) Mandiri

(4) Bergotonh-royong

(5) Kreatif

(6) Bernalar Kritis

 

Contoh Bernalar Kritis Pelajar Pancasila
Diagram Profil Pelajar Pancasila

Karakter  bernalar kritis perlu dibudayakan pada diri setiap peserta didik karena nantinya sangat diperlukan ketika dirinya dalam proses memecahkan dan menyelesaikan suatu permasalahan.

Itu sebabnya di sekolah diajarkan, ditanamkan dan dikembangkan, serta dijadikan salah satu elemen dalam profil Pelajar Pancasila. Tiada lain adalah agar peserta didik dapat menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di sekitarnya dengan baik, terampil, dan kritis.

Contoh Bernalar Kritis Pelajar Pancasila

Contoh bernalar kritis pelajar Pancasila salah satunya akan tercermin dalam aktivitasnya sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun saat bergaul di tengah-tengah masyarakat.

Contoh bernalar kritis pelajar Pancasila yang kami contoh ini dalam konteks hari guru. Dimana umumnya kalian sebagai murid memberikan bingkisan kepada wali kelas maupun guru yang lain.

Contoh bernalar kritis pelajar pancasila akan tercermin dari penerapan elemen-elemen bernalar kritis sebagaimana sudah dijelaskan di atas. Misalnya kalian sedang bingung menentukan jenis bingkisan untuk wali kelas.

Berikut adalah contoh langkah-langkah bernalar kritisnya yang bisa diterapkan.

(1) Tahap memproses informasi

Pada tahap ini kalian perlu mencari informasi mengenai jenis bingkisan apa yang sekiranya cocok untuk wali kelas. Kamu bisa memberikan beberapa alternatif kepada teman-teman satu kelas mengenai jenis bingkisan yang akan diberikan.

Misal di antara jenis bingkisan yang akan diberikan ada beberapa pilihan:

  • alat sholat
  • alat tulis
  • sepatu
  • paket data
  • karangan bunga
  • dan sebagainya.

Pada tahap ini kalian juga perlu mencari tahu merk barang-barang yang akan dijadikan bingkisan berikut harganya. Semua itu akan digunakan sebagai pertimbangan mengambil keputusan.

(2) Menilai informasi pendukung

Sebelum kamu memutuskan untuk memilih salah satu barang yang akan dijadikan bingkisan, tentunya membutuhkan informasi pendukung untuk memastikan bahwa di antara sejumlah alternatif bingkisan tersebut akan dapat diterima oleh wali kelas yang bersangkutan.

Informasi pendukung bisa kamu dapatkan dari kakak kelas yang pada tahun sebelumnya juga pernah memberikan bingkisan di hari guru, atau kamu juga bisa menelusuri akun media sosial wali kelas. Ini penting untuk memastikan bahwa bingkisan tersebut benar-benar dibutuhkan dan dapat diterima.

(3) Membuat kesimpulan

Tahap selanjutnya kamu akan mengambil kesimpulan mengenai barang yang akan dipilih sebagai bingkisan di hari guru. Tetapi kamu perlu mempertimbangkan terlebih dahulu dari beberapa alternatif pilihan.

Misal aspek kemiripan kegunaan dari barang-barang yang akan dipilih, atau juga mempertimbangkan dampak jika barang tersebut yang dipilih sebagai bingkisan.

(4) Tahap merefleksikan pemikiran

Pada tahap ini kamu perlu melakukan refleksi, yaitu kamu memikirkan apakan jenis bingkisan yang dipilih telah sesuai dengan tujuan awal hari guru. Dan apakah bingkisan tersebut benar-benar akan berguna.

(5) Tahap mengambil keputusan

Pada tahap ini kamu sudah mendapatkan informasi awal, informasi pendukung, bahan-bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan. Maka selanjutnya adalah mengambil keputusan akhir terhadap jenis bingkisan yang akan dibungkus.

Contoh kemampuan bernalar kritis profil pelajar pancasila dapat kalian latih lebih lanjut. Kemampuan bernalar kritis ini akan sangat diperlukan seseorang untuk mengambil keputusan dan pemecahan masalah yang penting dalam kehidupan.  Tentunya menjadi tugas orang tua di rumah juga untuk membentuk kemampuan bernalar kritis anak-anak. Untuk melengkapi pengetahuan kunjungi juga: Contoh berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari, Manfaat berpikir kritis, dan Cara berpikir kritis menurut ahli. Sekian, salam sehat, semoga sukses selalu bersama Anda. Salam!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *